Halaman

Jumat, 11 Juni 2010

Perkemahan Pendidikan Saka Bakti Husada



Dalam upaya mewujudkan peran sertanya membangun masyarakat, terbentuknya Satuan Karya (saka) dalam satu kesatuan Pramuka merupakan hal yang mutlak. Hal ini disebabkan karena dengan terbentuknya saka, kegiatan Pramuka dalam rangka bakti dan pengabdian terhadap masyarakat aka lebih terfokus dan intensif.
Dengan alasan tersebut disertai dengan semangat yang menyala-nyala, Ambalan Penegak Kwartir Ranting Benai yang terdiri dari Ambalan Penegak SMAN 1 Benai, SMAN 2 Benai dan SMKN 1 Benai membentuk saka Bakti Husada. Saka yang bergerak dibidang kesehata itu dipilih karena besarnya animo para anggota terhadap pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.
Sebagai langkah awal untuk membentuk saka tersebut diselenggarakanlah perkemahan pendidikan sehari pada hari minggu tanggal 9 Mei 2010 yang bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih mendalam kepada masing-masing calon anggota saka. Perkemahan yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan Sei Panolak, Desa Koto Teratak air Hitam tersebut juga dihadiri oleh Bapak Muslimin, bendahara Kwaran Benai.
Bukit Tanah Abang merupakan komplek Buper yang dipilih sebagai lokasi perkemahan. Lokasi yang hanya bisa digunakan untuk mendirikan beberapa tenda tersebut dirasa cocok untuk menyelenggarakan perkemahan dengan jumlah peserta yang sedikit. Letaknya yang juga persis di atas bukit juga memanjakan mata dengan panoramanya yang indah, terutama dipagi dan sore hari.
Perkemahan dimulai pada pukul 09:00 WIB itu diisi dengan diskusi dan game yang memberikan kesempatan setiap anggota untuk mengeluarkan pendapat dan tetap merasa gembira. Rasa kekeluargaan pun semakin erat dikala canda dan tawa menghiasi hari itu tanpa mengurangi kehikmatan berkemah. Kak Mutriadi dan Kak Doris Sandri anggota Racana Pandega Kwaran Benai yang bertindak sebagai pembimbing berusaha untuk sekedar memberikan arahan terhadap diskusi yang berlangsung di bawah rindangnya pepohonan karet milik warga. Hasilnya, semua anggota semakin berani untuk menyampaikan pandangannya terhadap saka dan mendapatkan ilmu baru dari peserta yang lain.
Setelah selesai ishoma,diskusi semakin seru dan menghibur. Beranjak sore, peserta dibimbing kak Ridho melakukan hiking disekitar buper. Selain untuk menghilangkan rasa jenuh, hiking ini juga bertujuan untuk mengenal lebih dekat buper. Meskipun diterpa hujan dan basah kuyup, para peserta tetap semangat melewati track hiking tersebut. Acara ditutup dengan makan gorengan bersama. Dengan perasaan bahagia seluruh anggota bersalaman untuk pamit pulang kerumah masing-masing dengan harapan semoga saka yang diimpikan segera terwujud. Semoga kekeluargaan ini tetap terjalin. Amin........

2 komentar:

  1. tu yo tak msuak gMbar d ate rma..............

    BalasHapus